inihari
Lingkungan

BMKG: Perairan Sumut Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi 2,5 Meter.

14 Mar 2026 1 mnt baca 3 sumber

BMKG: Perairan Sumut Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi 2,5 Meter

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumatera Utara. Menurut BMKG, gelombang laut di perairan Selat Lombok bagian Selatan diprediksi mencapai antara 2,5 meter hingga 4 meter, sedangkan di perairan lainnya seperti Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Utara dan perairan Selatan Pulau Bali diperkirakan antara 1,25 meter hingga 2,5 meter.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 30 Maret 2026," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky D Aror di Manado, Sabtu. Menurutnya, kecepatan angin dominan bertiup dari timur laut dengan kecepatan rata-rata antara enam hingga 15 knot. Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di perairan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, serta Laut Maluku.

BMKG juga mengimbau warga mewaspadai risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran. "Warga diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi," kata BMKG. Menurutnya, tinggi gelombang antara 1,25 - 2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan timur Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), perairan timur Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan timur Kabupaten Kepulauan Talaud serta Laut Maluku.

BMKG jugaovies bahwa kecepatan angin di wilayah perairan tersebut dapat menyebabkan meningkatnya tinggi gelombang. Oleh karena itu, BMKG mengimbau warga untuk memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal Feri juga memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

BMKG juga mengimbau Kaltim siapkan mitigasi menghadapi musim kemarau Juni–Agustus 2026, termasuk antisipasi karhutla dan kekeringan. PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 16 April 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 26 daerah di Jawa Tengah. Warga diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.

Dilaporkan oleh CNN Teknologi, Media Indonesia, Okezone · 3 sumber