inihari
Lingkungan

Gunung Semeru kembali erupsi disertai letusan setinggi 600 meter

30 Mar 2026 1 mnt baca 3 sumber

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, kembali mengalami erupsi pada Senin malam. Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, erupsi terjadi pada pukul 21.06 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 600 meter di atas puncak atau 4.276 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan.

Erupsi ini merupakan salah satu dari 10 kali erupsi yang terjadi pada Gunung Semeru sejak pagi hingga malam. Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.44 WIB dengan visual letusan tidak teramati. Erupsi lainnya terjadi pada pukul 05.00 WIB, 16.40 WIB, dan 16.54 WIB, dengan tinggi kolom letusan sekitar 700 meter, 500 meter, dan 600 meter di atas puncak.

Menurut Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, erupsi kedua terjadi pada pukul 04.02 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 174 detik. Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 04.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak (4.876 mdpl).

Erupsi Gunung Semeru ini merupakan peringatan bagi masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari area sekitar gunung. Pemerintah dan petugas pos pengamatan gunung akan terus memantau situasi dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dilaporkan oleh Antara News, Tempo Tekno, JPNN · 3 sumber