
Iran pertimbangkan keluar dari perjanjian Non-Proliferasi Nuklir
HOOK: Pasca tewasnya 1.340 orang dalam serangan Amerika Serikat dan Israel, Iran kini secara mendesak mempertimbangkan untuk keluar dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir dunia.
APA YANG TERJADI: Pemerintah dan Parlemen di Teheran sedang membahas rencana darurat yang mencakup penarikan diri dari NPT serta pembatalan undang-undang kesepakatan nuklir 2014. Langkah ini merupakan respons terhadap serangan udara pada 28 Februari yang menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei dan memicu serangan balasan rudal Iran ke berbagai pangkalan militer di Timur Tengah.
KENAPA INI PENTING: Keputusan ini menandakan berakhirnya pengawasan internasional terhadap program nuklir Iran, yang berpotensi mempercepat pengayaan uranium hingga tingkat senjata di tengah eskalasi perang terbuka.
APA SELANJUTNYA: Teheran kini berupaya memperkuat aliansi internasional baru dengan negara-negara blok Shanghai dan BRICS untuk menghadapi tekanan diplomatik serta militer Barat.
Dilaporkan oleh Media Indonesia, Republika, Antara News · 3 sumber