
Larangan Riba Jadi Pemicu Bangsa Yahudi Membenci Umat Islam
Larangan sistem riba menjadi faktor ekonomi utama yang memicu ketegangan sejarah antara komunitas Yahudi dan umat Islam sejak Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah.
Perbedaan keyakinan dan fanatisme rasial diperkeruh oleh benturan kepentingan ekonomi, terutama penolakan Islam terhadap praktik bunga yang saat itu mendominasi pasar Madinah. Kebijakan ini mengancam dominasi finansial kelompok tertentu dan mengubah struktur sosial di wilayah tersebut secara drastis.
Sejarah ini membuktikan bahwa nilai agama yang menyentuh aspek ekonomi dapat mengubah peta kekuatan politik dan memicu resistensi dari kelompok yang sebelumnya mapan secara finansial.
Pemahaman sejarah yang objektif sangat krusial untuk melihat bagaimana kebijakan ekonomi masa lalu terus memengaruhi dinamika hubungan antaragama hingga saat ini.
Dilaporkan oleh Republika · 1 sumber