
Lebaran Topat, Sasak Tradition That Became NTB Tourism Magnet
Tahukah Anda bahwa tradisi Lebaran Topat suku Sasak kini bertransformasi menjadi magnet pariwisata utama di Nusa Tenggara Barat?
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan bahwa Lebaran Topat bukan lagi sekadar ritual adat, melainkan aset wisata budaya yang strategis. Tradisi ini dirayakan masyarakat suku Sasak satu minggu setelah Idulfitri sebagai bentuk syukur melalui kegiatan ziarah makam dan makan ketupat bersama.
Penguatan tradisi ini sebagai daya tarik wisata bertujuan untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif serta memastikan nilai-nilai luhur masyarakat Sasak tetap lestari dan dikenal dunia.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berencana mengintegrasikan Lebaran Topat ke dalam kalender event pariwisata nasional untuk meningkatkan volume kunjungan wisatawan mancanegara.
Dilaporkan oleh Republika · 1 sumber